Pages

Senin, 08 Juni 2015

CB: Interpersonal Development (Week - 6)

Tanggal 03 Mei


Hari ini adalah hari terakhir dirumah singgah dan kita mengisi nya dengan mengadakan perpisahan dengan anak-anak rumah singgah. Seperti yang sudah saya berikan clue kemarin utnuk minggu ini akan ada kejutan! Yap, kami membagikan baju putih polos untuk masing-masing anak yang menduduki kelas 4 – 6 SD lalu memberikan mereka cat air, kuas kira-kira apa yang akan kami lakukan? Kami memberikan kebebasan untuk anak-anak Rumah Singgah Sahabat Anak Gambir untuk berkereasi sesuai imajinasi mereka apa saja yang meereka ingin ungkapkan bisa mereka tuangkan ke dalam baju polos tersebut dengan melukis nya dnegan cat air hal ini membutuhkan ketelitian karena cat air jika dipakai berlebihan akan membuat baju tersebut menjadi rusak warna nya jika digunakan secara asal-asalan. Dan untuk anak yang masih duduk dikelas 1-3 SD kami memberikan mereka buku bergambar dengan pensil warna, dan tak kalah dengan kakak-kakak nya adik-adik ini pun sangat senang. Sembari mereka melukiskan konsep apa yang akan mereka gambarkan untuk dilukis dengan kuas saya dan aslamia menuangkan cat nya kedalam wadah yang telah kami sediakan lalu kami mebagikan nya. Regha dan Rayhan membantu mereka bagaiman cara nya menemukan imajinasi mereka dan membantu mereka supaya tidak kesulitan dalam melukis sementara itu angga mendokumentasikan kita. Setelah itu aslamia memberika teknik mengecat baju yang benar menggunak cat air agar tidak tembus saat diwarnai. Mereka sangat cekatan dan sangat mampu meng-eksplor apa yang ada didalam pikiran mereka. Warna-warna yang mereka tuangkan membuktikan bahwa mereka anak muda yang memiliki masa muda yang cerah dan penuih warna. Hari sudah mulai gelap ini waktunya perpisahan kami dengan mereka. Sedih, selama kurang lebih 5 minggu ini kami selalu bersama mereke setiap minggu nya. Tapi setiap pertemuan pasti ada perpisahan semoga kita bisa bertemu dengan kebahagian yang berbeda ya!

Love,


Vania Herman

CB: Interpersonal Development (Week - 5)

Tanggal 26 April 2015


Sesuai dengan yang kami tuliskan pada prosposal bahwa minggu ke 4 ini kami akan memberikan contoh teater drama dengan menonton film pendek dari teater drama dan bercerita kepada anak-anak untuk pengetahuan drama setelah itu kami mereview tentang apa saja yang telah ka mi berikan selama 4 minggu ini kami bersama mereka apa saja yang telah mereka dapatkan dari materi-materi yang telah kami berikan selama kami mengajar mereka di rumah Singgah Sahabat Anak Gambir. Kami memberikan beberapa contoh film pentas drama yang pernah dimainkan dan disutradai oleh beberapa sutradara hebat di Indonesia. Kami memutar drama musikal Laskar Pelangi, setelah itu Timun Mas dan yang terakhir memutarkan cerita anak Bawang Merah & Bawang Putih. Tidak hanya menyuruh mereka untuk menonton film tersebut tapi kami juga sembari memebrikan mereka pengarahan dan pengetahuan bagaimana bisa memerankan peran yang ada dalam drama tersebut. Mereka terlihat sangat antusias dan sangat ingin tahu kami pun sangat bahagia dan senang atas keingin tahuan mereka banyak pertanyaan yang mereka ajukan salah satunya adalah pertanyaan dari adik Dhania.
Dhania: Kak apakah menjadi orang besar yang memainkan sebuah drama itu sulit?
Saya: Tentu saja tidak dik, kalau kita mau berusaha dan memiliki keinginan yang tinggi akan suatu hal apapun bisa kita raih asalkan kita mau berusaha dan kita mau terus mencoba dan tidak mudah putus asa. Belajar dan terus belajar maka kita akan mendapatkan apa yang pas=ntas kita dapatkan dari hasil yang kita inginkan selama kita belajar tersebut.
Dhania pun langsung bersemangat dan termotivasi. Terus semangat Dhania!

Sayang nya hari ini ada acar ulang tahun di Rumah SIngga Sahabat Anak Gambir. Hal hasil sangat disayangkan waktu kami disana pun kembali berkurang dan membiarkan anak-anak ini untuk merayakan ulang tahun bersama teman-teman nya. See ya next week! Sayang sekali besok adalah minggu terakhir kita dan jangan sedih kita sudah menyiapkan banyak kejutan minggu depan! 

CB: Interpersonal Development (Week - 4)

Tanggal 19 April 2015
 


Di minggu ke 9 dan pertemuan ke 4 kami dengan Sahabat Anak Gambir. Kami kembali bertemu dengan Sahabat Anak gambir dengan materi baru yang berbeda setalh sebelumnya anak-anak mampu memahami dengan baik materi minggu laku yaitu berlatih olah vocal dan berlatih bernafas menggunakan perut. Disini kami mengajarkan tekhnik bagaimana saat kita mendalami sebuah karakter dan memerankan suara yang berbeda dari suara asli yang kita miliki. Hal ini mengharuskan kita memiliki teknik khusus dalam olah vokal dan pernapasan yakni dengan teknik menggunakan pernapasan perut. Kami mengajarkan anak-anak yang belajar di Sahabat Anak dan memberikan contoh kepada mereka. Karena hari ini ada kelas musik maka kak Aiwa selaku pengurus Rumah Singgah Sahabat Anak Gambir membagi waktu mengajar kami sehingga kami mendapatkan waktu yang relatif lebih singkat hari ini tetapi kami tetap melihat mereka berlatih musik sembari memikirkan apalagi yang perlu kami kembangkan untuk mampu membuat anak-anak Fumah Singgah Sahabat Anak gambir menjadi lebih memahami lagbi ilmu drama dan mampu memainka drama dengan baik jika suatu saat nanti mereka meminati teater/drama.

CB: Interpersonal Development (Week - 3)

Tanggal 12 April 2015


Minggu ke-3 kami di Rumah Singgah Sahabat Anak Gambir. Kami melanjutkan kegiatan sosial kami dengan kegiatan minggu ke 8 ini sesuai proposal yang kami ajukan yaitu memberikan pelatihan olah vocal dan ekspresi kepada anak-anak rumah singgah. Hal ini berguna untuk melatih olah vokal mereka saat mereka memainkan suatu peran. Contohnya saja peran sebagai wanita tua maka vokal suara yang dibuat harus sesuai dengan suara wanita tua. Selain itu pelatihan olah vokal juga berguna untuk pelafalan intonasi dalam berucap sama memainkan peran didalam suatu pentas drama. Selain olah vocal kami juga mengajarkan bagaimana menempatkan suatu kondisi dimana kita mampu berekspresi sesuai dengan peran yang akan kita jalani saat kita memainkan sebuah pentas drama, ekspresi mimik wajah sangat penting guna mendukung peran yang akan dilakoni dalam sebuah pentas drama. Contoh nya saja saat kita mendapatkan suatu naskah drama yang mengharuskan kita untuk bisa berekspresi berbagai macam peran. Saat kita bahagia kita akan menunjukan mimik wajah bahagia yang disertai dengan mimik wajah sumringah dan selalu melebarkan senyuman sembari mengucapkan syukur berbeda hal nya ketika kita memerankan peran dengan kondisi sedih maka mimik wajah mendukung peran adalah dengan menekuk bibir dan menurunkan wajah sembari mengerutkan muka dan mengucapkan kata-kata keluhan yang menunjukan kesedihan sang pemain peran. Hal-hal dasar seperti ini merupakan hal kecil yang mampu menyokong jalan nya suatu pentas drama supaya berjalan dengan baik. Penguasaaan peran akan mempermudah kita mendapatkan kepercayaan untuk memainkan suatu peran dalam suatu pentas drama.
Minggu ini kami memberikan basic dasar olah vocal dan ekspresi tersebut kepada anak-anak dirumah singgah (Sahabat Anak Gambir). Banyak hal yang kami lakukan supaya anak-anak Sahabat Anak Gambir mampu memahami dengan baik materi yang kita sampaikan agar materi yang kita sampaikan dapat dicerna dengan baik oleh mereka dan dapat mereka manfaatkan saat mereka memainkan sebuah pentas drama karena Yayasan  Sahabat Anak Gambir selain memeberikan bimbingan belajar kepada anak-anak jalanan dan warga sekitar Rumah Singgah (Sahabat Anak Gambir) juga fokus dalam pemberian ilmu kesenian.
Selain kami memberikan materi dan penjelasan bagaimana caranya agar dapat melatih olah vocal dan dapat beekspresi sesuai peran yang dimakinkan dalam suatu drama atau teater. Kami juga memberikan penjelasan dengan praktek. Kami memberikan suatu tantangan kepada anak-anak rumah singgah untuk mampu berekspresi sesuai dengan keadaan yang sedang dihadapi. Saat ini kami memberikan tantang kepada anak-anak untuk mampu memnunjukan ekspresi bahagia ketika mereka berhasil mendapatkan suatu hadiah uang sebesar Rp. 1.000.000.000. Kami pun memilih 4 orang anak yang bernama Nabilla, Syafikah, Thalia dan Arfan untuk mampu memberikan ekspresi dan ungkapan bahagia ketika mereka berhasil mendapatkan hadiah uang sebesar Rp. 1.000.000.000. sebelum mereka melaksanakan tantangan tersebut kami memberikan contoh terlebih dahulu kepada mereka agar mereka mendapatkan suatu gambaran ekspresi dan ungkapan apa yang harus mereka lakukan saat mereka mendapati siatuasi tersebut. Dan masing-masing dari anak yang kami tunjuk tadi berhasil dengan baik menyelesaikan tantangan yang kami berikan tersebut. Dan kami memilih satu yang terbaik diantara mereka yang mampu medalami peran yang kami berikan dengan baik. Yaitu Nabilla, dia mampu dengan percaya diri memerankan peran tersebut.

Selanjutnya setelah memberikan tantangan untuk mampu memerankan ekspresi bahagia kami pun terus mengasah kemampuan mereka dengan memeberikan tantangan yang lain. kami mengambil kisah bawang merah dan bawang putih, namun sayang banyak sebagian anak yang bahkan tidak mengetahui cerita anak bawang merah dan bawang putih hal ini disebabkan kurang nya hiburan untuk anak-anak dibawah umur melainkan meruaknya sajian hiburan untuk orang dewasa yang bahkan dikomsumsi untuk anak-anak dibawah umur yang belum sewajar nya menyaksikan tayangan tersebut. Nah, karena banyak dari anak-anak yang masih belum mengetahui cerita bawang meran dan bawang putih kami kembali memberikan contoh peran yang dimainkan oleh bawang merah dan bawang putih. Kami kembali menunjuk 4 orang anak yang masing-masing berperan sebagaia bawang merah dan bawang putih. Dimana bawang merah memiliki sifat yang antagonis dan jahat serta bawang merah yang memiliki sifat ramah dan rendah hati. Kami sangat senang mengajar di Sahabat Anak gambir karena anak-anak yang kami ajarkan sangat antusias dan cepat memahami materi yang kami berikan. Diakhir pertemuan kami memberikan mereka snack dan hadiah bagi anak-anak yang sudah berani tampil didepan anak-anak lain nya dengan penuh percaya diri. 

CB: Interpersonal Development (Week - 2)

Tanggal 06 April 2015



Minggu kedua kami mengajar dirumah singgah Sahabat Anak Gambir. Dikarenakan Yayasan Rumah Singgah yang kami pilih untuk mengadakan kegiatan sosial tugas mata kuliah CB: Interpersonal Development  turut memperingati Hari Paskah maka kami tidak menghormati dan mempersilakan yayasan untuk merayakan paskah dan untuk mengisi kegiatan yang harus nya dilaksanakan tanggal 06 April 2015 yaitu menayangkan film dokumenter bertema drama atau teater seperti hasil karya Putu Wijaya. Kami mengisi minggu ini dengan berjualan untuk melanjutkan dan menambah dana guna keperluan aktivitas kami selama menjalani kegiatan sosial di Rumah Singgah (Sahabat Anak Gambir) yaitu dengan berjualan panna cotta dan chesee cake sebanyak 40pcs. Masing-masing anggota diberikan tugas untuk menjual 5pcs dan hasil penjualan nya dipergunakan untuk melengkapi keperluan kami selama menajalani kegiatan sosial di Rumah Singgah (Sahabat Anak Gambir). 

CB: Interpersonal Development (Week - 1)

Tanggal 29 Maret 

Minggu pertama kami mengajar di Rumah Singgah Sahabat Anak Gambir. Hari ini kami memperkenalkan seni drama kepada anak-anak Rumah Singgah (Sahabat Anak). Sehingga anak-anak mampu mengexplore kemampuan nya dalam seni drama. Banyak kegiatan yang kami lakukan selama proses pemberian materi pembelajaran tentang ilmu seni drama kepada anak-anak. Selain memberikan materi kami juga mempraktekan bagaimana berperan drama yang baik didepan publik agar anak dapat dengan mudah memahami maksud dan tujuan dari materi yang sedang diajarkan. Lalu kami juga memberikan kuis kepada mereka sembari menerangkan materi tentang seni drama dan bagi yang mampu menjawab kuis yang kami berikan akan diberikan hadiah kecil diakhir pembelajaran.